Tampilkan postingan dengan label geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label geografi. Tampilkan semua postingan

Tujuan Dan Asas Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Halo kawan kali ini admin akan menjelaskan secara lengkap tentang Tujuan Dan Asas Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dan saya harap bisa bermanfaat bagi kita semua :)

Persoalan lingkungan hidup tidak hanya menjadi persoalan sekelompok masyarakat dalam lingkungan tertentu, Tetapi telah menjadi isu global yang mendunia.

Tujuan Dan Asas Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

  Pertanyaan yang kemudian muncul adalah apa yang dimaksud dengan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup? Menurut UU No. 32 Tahun 2009 disebutkan bahwa perlindungan hidup adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, dan penegak hukum.

Tujuan Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Tujuan pelaksanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup adalah sebagai berikut:
  • Melindungi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup.
  • Menjamin keselamatan, kesehatan, dan kehidupan hidup.
  • Menjamin kelangsungan kehidupan mahluk hidup dan kelestarian ekosistem.
  • Menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup.
  • Mencapai keserasian, keselarasan, dan keseimbangan lingkungan hidup.
  • Menjamin terpenuhinya keadilan generasi masa kini dan generasi masa depan.
  • Menjamin pemenuhan dan perlindungan hak atas lingkungan hidup sebagai bagian dari hak asasi manusia.
  • Mengendalikan pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana.
  • Mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
  • Mengantisipasi isu lingkungan global.
Asas-Asas Perlindungan Dan pengelolaan Lingkungan Hidup.

Asas yang digunakan dalam pelaksanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di indonesia adalah sebagai berikut:
  • Tanggung jawab negara.
  • Kelestarian dan Keberlanjutan.
  • Keserasian dan Keseimbangan.
  • Keterpaduan.
  • Manfaat.
  • Kehati-hatian.
  • Keadilan.
  • Ekorogion.
  • Keanekaragaman hayati.
  • Pencemar membayar.
  • Partisipatif.
  • Kearipan lokal.
  • Tata kelola pemerintahan yang baik.
  • Otonomi daerah.
Adapun yang menjadi ruang lingkup perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup meliputi:
  • Perencanaan.
  • Pemanfaatan.
  • Pengendalian.
  • Pemeliharaan.
  • Pengawasan.
  • Penegak hukum.
Demikian penjelasan dari admin semoga bermanfaat :)

Pengertian Lingkungan Hidup Menurut Beberapa Ahli

Halo kawan, kali ini admin akan menjelaskan tentang Pengertian Linkungan Menurut Beberapa Ahli. dan saya harap bisa bermanfaat bagi kita semua :)

Lingkungan hidup merupakan wilayah sekitar manusia dengan berbagai komponen yang terkandung di dalamnya, Baik komponen hidup maupun tidak hidup yang berpotensi dalam menopang kebutuhan manusia.
 Menurut UU No. 32 Tahun 2009 tentang lingkungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dijelaskan pengertian lingkungan hidup yaitu kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan mahluk hidup termasuk manusia dan pelakunya yang memenuhi alami itu sendiri, kelangsungan peri kehidupan, dan kesejahteraan manusia serta mahluk hidup.

Pengertian Lingkungan Hidup Menurut Beberapa Ahli


Untuk memperluas pemahaman anda mengenai pengertian lingkungan hidup, Berikut akan dijelaskan tentang pengertian lingkungan hidup menurut beberapa ahli

Pengertian Hidup Menurut Beberapa Ahli.

A. Emil Salim.
Lingkungan hidup adalah segala benda, kondisi, keadaan, dan pengaruh yang terdapat dalam ruangan yang kita tempati dan memengaruhi hal yang hidup termasuk kehidupan manusia.

B. Otto Soemarwoto.
Lingkungan hidup merupakan segala sesuatu yang ada pada setiap mahluk hidup atau organisme dan berpengaruh pada kehidupannya.

C. Munadjat Danusaputro.
Lingkungan hidup adalah semua benda dan daya serta kondisi termasuk di dalam manusia dan tingkah perbuatannya yang terdapat dalam ruang dimana manusia berada dan memengaruhi kelangsungan hidup yang lain.

D. Sambas Wirakusumah.
Lingkungan hidup merupakan semua aspek kondisi eksternal biologis dimana organisme hidup dan ilmu-ilmu lingkungan menjadi studi aspek lingkungan organisme itu.

Lapisan Atmosfer : Pengertian, Manfaat, Ciri-Ciri Lapisan Atmosfer

 Apakah anda dapat membayangkan lapisan atmosfer itu seperti apa? Unsur gas apa saja yang terdapat dalam lapisan atmosfer? apa yang terjadi jika kita berada diluar angkasa yang tidak dapat ditemukan unsur oksigen untuk bernapas? Permukaan bumi dilapisi lapisan udara yang disebut dengan atmosfer. Atmosfer tidak memiliki warna, tidak berbau, dan tidak memiliki wujud, hanya bisa dirasakan oleh indera perasa dalam bentuk angin.

Pengertian Atmosfer.
 Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelubungi bumi. Atmosfer itu sendiri berasal dari kata atmos yang berarti uap dan sphaira yang berarti bola bumi. Atmosfer sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Manfaat atmosfer antara lain menahan sinar ultraviolet dari matahari, dan melindungi bumi dari hujan meteor. Atmosfer yang menyelubung bumi ternyata tidak hanya terdiri dari satu jenis gas, tetapi terdiri berbagai jenis gas.
Lapisan Atmosfer : Pengertian, Manfaat, Ciri-Ciri Lapisan Atmosfer

Manfaat Gas Yang Terkadung Dalam Atmosfer.
  1. Nitrogen meruapakan gas yang jumlahnya banyak di dalam atmosfer, nitrogen tidak dapat bergabung dengan gas yang lain, tetapi merupakan bagi dari senyawa organik.
  2. Oksigen merupakan gas yang sangat penting bagi kehidupan, salah satunya sumber pernapasan bagi manusia.
  3. Ozon merupakan gas yang sangat aktif dan merupakan bentuk lain dari oksigen. Gas ini berada pada ketinggian antara 20 hingga 30 km. Ozon berfungsi menyerap radiasi ultraviolet yang mempunyai energi besar dan berbahaya bagi tubuh manusia.
  4. Karbon Dioksida merupakan gas yang dapat menyebabkan efek rumah kaca. Kenaikan konsentrasi CO2 di dalam atmosfer dapat menyebabkan kenaikan suhu di bumi.
Ciri-Ciri Lapisan Atmosfer.
1. Troposfer
  • Lapisan troposfer merupakan lapisan terbawah di lapisan atmosfer, Terdapat pada ketinggian antara 0-8 km di daerah kutub dan antara 0-16 km di daerah ekuator atau khatulistiwa.
  • Kandungan unsurnya didominasi oleh unsur nitrogen dan oksigen.
  • Terjadinya pembentukan dan perubahan cuaca, seperti angin, awan, presipitasi, badai, kilat, guntur.
  • Batas antara troposfer dan lapisan di atasnya disebut tropopause.  
2. Stratosfer
  • Stratosfer mempunyai dua lapisan molekul-molekul gas tipis yang tidak dapat pada troposfer.
  • Lapisan bawah mengandung bahan sulfat yang mempengaruhi terjanya hujan.
  • Suhu dilapisan stratosfer paling bawah relatif stabil dan sangat dingin.
  • Batas antara lapisan stratosfer dan lapisan di atasnya disebut stratopause.
3. Mesosfer
  • Berada pada ketinggian 50 hingga 85 km.
  • Semakin tinggi temapat, suhu semakin rendah.
  • Batas antara lapisan stratosfer dan lapisan diatasnya disebut mesospause.
4. Lonosfer
  • Merupakan lapisan yang panas sehingga disebut pula sebagai lapisan termosfer.
  • Pada lapisan lonosfer ini terdapat pula sinar kutub (aurora) yang muncul di kala fajar atau petang.
  • Batas antara lapisan termosfer dan lapisan diatasnya disebut termospause.
5. Eksosfer
  • Merupakan lapisan terluar dari atmosfer.
  • Kandungan gas utama adalah hidrogen dengan kerapatan semakin berkurang sampai hampir habis di ambang angkasa laut.

Pengertian Peta Menurut Ahli ICA ,Kals, Dan Erwin Raisz

Halo teman kali ini admin akan memberikan contoh tentang peta dengan berbagai macam seperti pengertian peta,jenis peta,tujuan peta, dan fungsi peta. saya harap beberapa contoh dibawah ini bisa bermanfaat bagi kita semua :)

 Peta,satu kata ini pasti sudah sangat sering,bahkan sudah familier di telinga kita. Kita mungkin sudah sering melihat atau bahkan pernah menggunakan peta,tetapi mungkin ada diantara kita masih kesulitan untuk mendeskripsikan pengertian dari peta.
    Pengertian peta secara umum adalah suatu lukisan yang digambar pada satu bidang yang memuat permukaan bumi di bidang datar,yang diperkecil secara tertentu, dan dilengkapi simbol sebagai penjelas.

PETA : Pengertian, Jenis, Tujuan, Fungsi ,beserta pengertian beberapa ahli peta
 
    Beberapa ahli mendefinisikan peta dengan berbagai pengertian, tetapi pada hakikatnya semua mempunyai inti dan maksud yang sama. Berikut beberapa pengertian peta dari para ahli.

a. Kals (1983)
     Peta merupakan penyajian grafis bentuk ruang dan berhubungan keruangan antara berbagai perwujudan yang diwakili.

b. ICA (Intenational Cartographic Association)
   
Peta merupakan unsur-unsur ketampakan abstrak dari permukaan bumi yang direpresentasikan di suatu bidang datar dengan memperkecil skalanya.
c. Aryono Prihandito (1988)
     
Peta merupakan suatu bidang datar yang digambari permukaan bumi dan penggambaranya dengan skala tertentu dan digambar melalui sistem proyeksi tertentu.

d. Erwin Raisz (1948)
     
Peta adalah gambaran kenvensional pada bidang datar tentang ketampakan muka bumi jika dilihat secara vertikal dari atas dengan ukuran diperkecil dan ditambah tulisan-tulisan sebagai penjelas.

Jenis Peta
 Penggolongan peta dapat ditinjau dari lima segi sudut pandang.penggolongan peta tersebut adalah sebagai berikut.

a. Peta Berdasarkan Sumber Datanya.

  1.     1. Peta induk (basic map), adalah peta yang dihasilkan dari survei lapangan langsung.
  2.     2. Peta turunan (derived map), adalah peta yang di buat berdasarkan acuan pada peta yg sudah ada.

b. Berdasarkan Jenis Data yang Disajikan.

  1.  Peta dasar/Peta umum, adalah peta yang digunakan sebagai dasar untuk pembuatan peta berikutnya.Peta ini berupa peta topografi yang menggambarkan seluruh keadaan bentuk muka bumi (bentang alam)
  2.  Peta ternatik, adalah peta yang menggambarkan suatu ketampakan tertentu dipermukaan bumi ini secara khusus berdasarkan tema tertentu.
c. Berdasarkan Skalanya.

d. Berdasarkan Keadaan Objeknya
Berdasarkan keadaan objeknya, peta digolongkan menjadi dua,yaitu sebagai berikut.

  1. 1. Peta dinamik, yaitu peta yang menggambarkan aliran atau gerakan data yang umumnya berupa simbol garis panah misalnya peta cuaca, peta iklim, peta pelayaran.
  2. Peta stasioner, adalah peta yang menggambarkan keadaan tetap,misalnya peta geologi.

e. Berdasarkan Maksud Dan Tujuannya

  1.  Peta kadaster/peta teknik (peta dengan skala 1 : 100 sampai 1 : 5.000) peta ini dibuat secara tertentu, Contohnya peta wisata satu daerah yang dibuat khusus untuk mempromosikan potensi wisata.
  2. Peta tata guna tanah, peta ini dibuat untuk pembangunan suatu proyek tertentu, Contohnya menunjukan lokasi yang akan dibuat perumahan atau pusat pembelanjaan.
Tujuan Peta
  1. Menyimpan data-data yang ada dipermukaan bumi.
  2. menganalisis data spesial, seperti perhitungan atau volume.
  3. membantu dalam pembuatan suatu desain.
Fungsi Peta
  1.  Peta sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, antara lain sebagai berikut.
  2. Menentukan arah dan jarak di bumi.
  3. Menentukan lokasi suatu tempat dipermukaan bumi.
  4. Menentukan ketinggian suatu tempat.
  5. Menentukan luas bentuk wilayah.
  6. Sebagai alat bantu analisis.
Demikian pemabahasan mengenai PETA semoga bermanfaat..





 
     

Pengertian Siklus Hidrologi, Proses, macam-macam hidrologi

      Pernahkah anda berpikir apakah air di dalam bumi ini akan habis ? mengingat semakin banyak populasi terlebih manusia,maka kebutuhan air juga menigkat.Bagaimana proses terbentuknya air yang ada di bumi selalu ada ? Tujuh puluh persen permukaan bumi ditutupi oleh air dan sebagian besar merupakan air laut. Keberadaan air yang ada di bumi disebut lapisan hidrosfer.
Siklus hidrologi : Pengertian, Proses, macam-macam hidrologi

[Hidrosfer adalah bagian lapisan air yang menutupi atau berada dalam bumi.] Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti air dan sphere yang berarti daerah atau bulatan. Daerah perairan ini meliputi samudra,laut,danau,sungai,gletser,air tanah,dan uap air yang terdapat di atmosfer.

      Air yang ada di bumi jumlahnya tetap dan dan selalu bergerak dalam satu lingkaran peredaran membentuk suatu siklus yang dinamakan siklus hidrologi,siklus air,atau daur hidrologi.
       Siklus air dibedakan menjadi tiga macam yaitu sebagai berikut.

  1. Siklus kecil/pendek, yaitu air laut menguap,mengalami kondensasi menjadi awan, lalu turun sebagai hujan di laut.
  2. Siklus sedang, yaitu air laut menguap,mengalami kondensasi dan terbawa angin,membentuk awan diatas daratan, turun sebagai hujan, lalu masuk ke tanah,selokan,sungai,dan kembali ke laut.
  3. Siklus besar/panjang, yaitu air laut menguap kemudian membentuk kristal-kristal es diatas laut, terbawa angin ke daratan (pegunugan tinggi), jatuh sebagai salju, membentuk gletser (lapisan es yang bergerak menuruni lereng di pegunungan), masuk ke sungai, lalu kembali ke laut.


    Berikut adalah proses-proses yang ada dalam siklus hidrologi


  1. Transpirasi adalah proses pelepasan uap air tumbuh-tumbuhan melalui stomata atau mulut daun.
  2. Evaporasi adalah penguapan benda-benda abiotik dan merupakan proses perubahan wujud air menjadi gas. Penguapan di bumi 80% berasal dari penguapan air laut.
  3. Evapotranspirasi adalah proses gabungan antara evaporasi dan transpirasi.
  4. Kondensasi adalah proses perubahan wujud uap air menjadi air akibat pendinginan.
  5. Presipitasi adalah segala bentuk hujan dari atmosfer kebumi yang meliputi hujan air dan hujan es.
  6. Run off (aliran permukaan) adalah pergerakan aliran air di permukaan tanah melalui sungai.
  7. Infiltrasi adalah perkolasi atau pergerakan air ke dalam tanah melalui pori-pori tanah.


 Demikian pembahasan mengenai Siklus hidrologi Semoga bermanfaat..